Potensi Lokal Petani Jagung Desa Sidomukti Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan

Authors

  • Yusuf Wibisono Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran
  • Ahmad Amin SMA Muhammadiyah 06 Paciran
  • Nurma Laily Najwa Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran
  • Muhamad Faizuddin Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran
  • Hanifatul Mahmudah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran
  • Muhammad Arief Wahyudi Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran
  • Mayu Athura Raih Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran

DOI:

https://doi.org/10.62750/m81we262

Keywords:

Corn, Farmers, Local Potential, Saltwater Intrusion, Downstream Processing

Abstract

This study aims to examine the potential and challenges faced by corn farmers in Sidomukti Village, Brondong District, Lamongan, with Mr. Sucipto as a representative case study. A qualitative method was employed through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings reveal that local farmers possess high productivity potential, as evidenced by harvests reaching 3–4 times a year from a 600-square-meter plot of land. Farming practices that combine traditional and modern methods, such as the use of chemical and organic fertilizers, reflect farmers’ adaptation and local wisdom. However, the sustainability of corn farming encounters serious challenges, including market price fluctuations, limited access to technology, and specific environmental constraints such as saltwater intrusion that threatens soil fertility. It is concluded that improving farmers’ welfare requires interventions such as facilitating corn product downstream processing to increase added value, introducing climate- and salinity-resistant agricultural technology, and strengthening farmer institutions to enhance bargaining power.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2024). Produksi Jagung Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2023. BPS Provinsi Jawa Timur.

Hidayat, R. (2023). Strategi penguatan kelembagaan petani di wilayah pesisir: Studi kasus pertanian berkelanjutan. Malang: UB Press.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Rencana Strategis Peningkatan Produksi Jagung Nasional. Kementerian Pertanian.

Prasetyo, A., & Wulandari, D. (2022). Fluktuasi harga komoditas jagung dan dampaknya terhadap kesejahteraan petani kecil. Jurnal Ekonomi Pertanian, 15(2), 134–148.

Rahardjo, S. (2021). Pengendalian hama dan penyakit jagung di Indonesia: Antara praktik tradisional dan modern. Jurnal Proteksi Tanaman, 9(1), 55–70.

Susanto, B. (2021). Intrusi air asin dan dampaknya terhadap produktivitas pertanian pesisir. Jurnal Lingkungan dan Pertanian, 6(3), 201–215.

Sutanto, A. (2020). Pertanian berkelanjutan: Integrasi pupuk organik dan kimia dalam menjaga kesuburan tanah. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2025-09-03

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Potensi Lokal Petani Jagung Desa Sidomukti Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. (2025). ARSY: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 11-17. https://doi.org/10.62750/m81we262